SHANGHAI - Opsi untuk membuat kendaraan dengan efisiensi bahan bakar serta lebih ramah lingkungan, menjadi pilihan sejumlah produsen di masa sekarang. Tetapi, tidak semua rencana yang disampaikan bisa berbuah manis ataupun mendapat dukungan untuk dapat berlanjut menuju tahap produksi.
Tekanan untuk membuat mobil dengan efisiensi bahan bakar juga dirasakan oleh produsen di pasar otomotif China, yang memiliki aturan ketat soal kadar emisi gas buang. General Motors (GM) sebenarnya memiliki solusi dengan mengembangkan kendaraan dengan tipe mesin tiga silinder untuk memenuhi standar tersebut.
Penggunaan tiga silinder pada rangkaian mesin ini, dianggap lebih efisien dibandingkan pilihan mesin konvensional empat silinder yang tersedia pada produk GM di pasaran. Sedianya penerapan mesin tiga silinder itu akan diletakkan GM pada mobil keluaran merek di bawah naungannya yakni Buick dan Chevrolet di China.
Rencana itu segera urung dilakukan setelah adanya upaya penolakan dari rekanan layanan penjualan GM di pasar otomotif China. "Wacana tersebut terlalu dini, radikal, serta disampaikan kepada banyak pihak tanpa persiapan yang matang benar," ujar salah seorang manager pemasaran di China, seperti dilansir oleh Reuters.
Sumber tersebut mengaku keluhan sudah disampaikan oleh banyak penyalur lokal, karena kekhawatiran minimnya minat konsumen China atas pilihan mesin tersebut. Sebelumnya dalam kesempatan berbeda, Presiden GM China Matt Tsien mengakui segera merakit kembali kendaraan untuk pasar China dengan mesin empat silinder.
Juru bicara GM di basis perusahaan tersebut di Shanghai mengatakan kepada Reuters model kendaraan bermesin empat silinder akan ditawarkan berdampingan dengan tipe tiga silinder. Namun, sumber tersebut tidak berkomentar lebih detail mengenai model yang ditawarkan dengan dua opsi mesin tersebut.
(Mufrod)