JAKARTA - Seringnya mematikan mesin dengan standar samping bisa menyebabkan indikator pada speedometer menyala. Indikator ini memerintahkan pemilik kendaraan untuk mengecek mesin karena dianggap ada mesin yang rusak. Meskipun sebenarnya tidak terjadi kerusakan mesin.
Menyalanya indikator ini juga terjadi karena di saat yang sama saklar yang seharusnya pada posisi off (bila Anda mematikan mesin) masih dibiarkan tetap hidup (on). Sensor menganggap saklar motor Anda tidak berfungsi atau mesin rusak.
"Permasalahan indikator bisa terjadi secara berulang, apalagi kalau kebiasaan pengendara tidak berubah," ujar M Abidin General Manager After Sales and Motorsport Yamaha Indonesia Motor Manufacturing.
Menurut Abidin, seringnya mesin tidak dimatikan dari saklar kontak, akan terbaca oleh On Board Diagnostic (OBD) sebagai hal yang tidak wajar.
OBD mendapat informasi kerusakan ini dari Starting Generator Control Unit (SGCU). Saking sensitifnya, SGCU akan membaca informasi ini dan membacc bahwa ada gangguan pada Crankshaft Position Sensor (CPS).
Muncullah indikator yang memerintahkan kita untuk mengecek mesin (check engine).