Peneliti reptil dari Pusat Penelitian Biologi, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Amir Hamidy mendukung pemugaran makam Heinrich Boie sebagai penghormatan atas dedikasi Boie dalam bidang penelitian binatang melata di Indonesia.
“Saya banyak menggunakan penelitian Boie sebagai referensi, seperti tulisan saya tentang kobra Jawa atau Naja sputatrix. Ular tersebut dideskripsikan oleh beliau,” ujar Amir saat pengecatan dan pemasangan nisan makam Heinrich Boie di Komplek Pemakaman Belanda, Kebun Raya Bogor, seperti dikutip dari keterangan resmi, Rabu (23/01/2020).
Amir menjelaskan setidaknya ada 48 ular Indonesia yang sudah dideskripsikan oleh Heinrich Boie. Cultural and Press Affairs Kedutaan Besar Republik Fedeeral Jerman, Marc Seamann bahkan sempat terkejut dengan hal ini.
Marc terkejut mengetahui seorang ilmuwan berkebangsaan Jerman merupakan tokoh ular kenamaan di Indonesia dimakamkan di Kebun Raya Bogor.