JAKARTA - Peneliti telah mengungkapkan penyebab kematian empat mumi Inuit (penduduk asli wilayah utara Kanada) yang berusia 500 tahun. Mereka menderita penyumbatan arteri seperti jutaan orang yang hidup saat ini.
Dilansir dari laman Iflscience, Selasa (31/12/2019) penyumbatan arteri saat ini karena pola hidup yang tidak sehat seperti konsumsi gula dan kebiasaan terlalu lama duduk. Ini meningkatkan penyakit kardiovaskular yang menjadi penyebab utama kematian di seluruh dunia.
Pada 2013, peneliti memeriksa 137 mumi dari peradaban kuno di Mesir, Peru dan Arktik, dan terkejut menemukan bukti aterosklerosis pada individu yang hidup sejak 3100 SM. Namun, tidak ada mumi yang terlibat dalam penelitian ini yang akan mengonsumsi makanan yang sangat tinggi omega-3, itulah sebabnya para peneliti yang dipimpin oleh Ascension Healthcare di Wisconsin memutuskan untuk melihat secara khusus mumi Inuit.
Empat spesimen diperoleh dari Museum Arkeologi dan Etnologi Peabody di Cambridge, Massachusetts, yang semuanya awalnya ditemukan di Pulau Uunartaq, dekat dengan Greenland, pada tahun 1929.
Sebuah analisis fitur gigi dan kerangka mengungkapkan bahwa kedua mumi laki-laki dan dua mumi perempuan semua kemungkinan berusia antara 18 dan 30 ketika mereka meninggal, sementara pakaian mereka dan barang-barang lainnya yang ditemukan di kuburan mereka menunjukkan bahwa mereka hidup di abad ke-16.