Rosenbauer menyebut kapasitas tangki dan busa pemadam pada truk ini dapat melebihi daya angkut model konvensional. Bahkan produsen kendaraan ini menyiapkan sebuah modul penjelajah dengan kendali jarak jauh untuk membantu kinerja petugas dengan daya angkut barang sampai 750 kilogram.
Ide kendaraan truk listrik pemadam kebakaran ini meluas, setelah salah satu dinas kebakaran di California, Amerika Serikat membatalkan pesanan unit tersebut. Alasan dibalik pembatalan itu salah satunya adalah banderol mahal truk canggih tersebut yakni sebesar USD1,1 juta atau sekitar Rp15,3 miliar.
Tahapan produksi truk listrik ini rencananya akan dimulai pada 2021 mendatang, dengan lini awal produksi sebanyak 10 unit. Batalnya pemesanan dari dinas kebakaran wilayah Menlo, California, Amerika Serikat tersebut tidak akan menunda atau menghentikan proyeksi awal produksi truk ini, seperti dikutip laman Business Insider.
(Mufrod)