Sejauh ini pemanfaatan atau utilisasi produksi dari fasilitas pabrik Suzuki di Cikarang masih berada jauh di bawah batas atasnya. Angka utilisasi dari pabrik Suzuki masih berada di angka 160.000-170.000 mobil per tahun dari capaian maksimalnya sebesar 230.000 unit per tahunnya. "Potensi produksi Suzuki Jimny sendiri nantinya bisa berada di angka 5.000 unit per tahun. Masih tergolong aman," ujar Donny.
Berbeda dengan generasi sebelumnya, PT SIS kemungkinan besar hanya akan memproduksi Suzuki Jimny 4x4, tanpa menambah varian 4x2. Langkah tersebut mengacu pada peminatan konsumen kepada model Suzuki Jimny sebagai SUV kelas 4x4 dengan harga terjangkau. Meskipun, rentang harga Rp335,5 juta hingga Rp350 juta terbilang premium bagi Suzuki.
Donny menyebut proses untuk memulai produksi Suzuki Jimny di Indonesia masih membutuhkan waktu cukup panjang. Terlepas, dari keputusan resmi maupun restu yang diberikan oleh prinsipal di Jepang. "Seandainya nanti palu sudah diketuk, masih ada dua tahun sebelum Suzuki Jimny mulai bisa dibuat," katanya kepada Okezone Otomotif.
(Mufrod)