YOKOHAMA - Belum pulih dari kasus masa lalu kini Nissan kembali berada di tengah skandal masalah keuangan yang terjadi pada perusahaan asal Jepang ini. Diduga President Hiroto Saikawa menerima tambahan gaji sebesar 47 juta Yen atau setara dengan USD440.000.
Namun, Saikawa menyangkal bahwa ia terlibat dalam tindak kejahatan yang kini tengah ditangani oleh Nissan. Ia juga berjanji akan mengembalikan uang yang bukan haknya tersebut pada perusahaan.
Dipastikan Presiden Saikawa akan mundur efektif pada 16 September mendatang. Sambil menunggu penunjukkan CEO baru, posisi saikawa akan digantikan sementara oleh Yasuhiro Yamauchi selaku COO.
Sementara itu, pihak dari Nissan belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai kasus yang terjadi saat ini.
Kasus pelanggaran keuangan perusahaan Nissan juga pernah terjadi pada Carlos Ghosn yang saat itu menjabat sebagai Presiden. Skandal yang dibuat oleh Ghosn mengharuskan ia berakhir pada rumah tahanan di Tokyo. Penangkapan tersebut menciptakan krisis pada perusahaan Nissan.
(Mufrod)