JAKARTA - Ditengah sulitnya pasokan listrik yang padam akibat perbaikan selama kurang lebih enam jam dan akan terus berlangsung membuat banyak masyarakat mengeluh akan dampaknya.
Meski genset menjadi solusi awal, di industri otomotif sendiri, produsen Nissan memiliki mobil yang berfungsi sebagai genset atau pensuplai untuk menyokong tenaga listrik rumah. Teknologi tersebut disebut sebagai Nissan Intelligent Integration yang tertanam pada mobil listriknya yakni Leaf.
Dengan kekuatan tenaga baterai mencapai 40 kilowatt hours ini mampu memberikan suplai tenaga listrik pada rumah yang tengah mengalami mati lampu. Daya yang tersimpan pada baterai bisa dengan mudah disalurkan melalui jaringan penerangan rumah yang dibutuhkan konsumen.
Teknologi yang disebut Nissan sebagai Intelligent tersebut, memastikan produk mobilnya mampu memberikan kemudahan bagi kehidupan manusia. Tak hanya ramah lingkungan, namun mobil ini juga bisa membantu memasok kebutuhan energi yang biasa digunakan manusia kesehariannya.
Meski saat ini Nissan belum memasarkan Leaf, namun mobil yang paling laris manis di pasar global ini, siap dipasarkan ke Indonesia mulai tahun depan. Kemampuan dan teknologi canggih yang ditanamkan pada mobil ini, diakui Nissan dirancang untuk mendukung seluruh kebutuhan pemiliknya.