"Mereka menggunakan setiap alat yang mereka miliki, termasuk saluran legislatif, administratif, dan diplomatik. Mereka ingin membuat kami keluar dari bisnis. Ini tidak normal. Hampir tidak pernah terlihat dalam sejarah," imbuh Lipung.
Bahkan dia juga mengatakan jika Pemerintah AS tidak memberikan bukti untuk menunjukkan bahwa Huawei adalah ancaman keamanan.
"Tidak ada senjata, tidak ada asap. Hanya spekulasi. Hari ini adalah telekomunikasi dan Huawei. Besok bisa jadi industri Anda, perusahaan Anda, konsumen Anda," katanya.
Google telah mencabut lisesnsi Android untuk smartphone Huawei, hal tersebut juga diikuti dengan sejumlah perusahaan lain termasuk ARM Inggris (basis konsumen terbesar Huawei).
(Ahmad Luthfi)