JAKARTA- Huawei telah menyerukan gagasan untuk segera mengakhiri konflik antara dirinya dan Pemerintah AS.Menurut Kepala Pejabat Hukum Huawei, Song Liuping masuknya Huawei dalam daftar hitam Pemerintah AS akan memiliki dampak yang sangat merusak pada industri teknologi yang lebih luas secara keseluruhan.
Miliaran konsumen Huawei di seluruh dunia juga berpotensi terkena dampaknya. Hal tersebut diungkapkan oleh Liuping dalam konferensi Pers di Shenzhen, China.
"Keputusan ini mengancam untuk membahayakan pelanggan kami di lebih dari 170 negara, termasuk lebih dari tiga miliar konsumen yang menggunakan produk dan layanan Huawei di seluruh dunia," kata Liuping, seperti dilansir dari laman Tech Radar, Rabu (29/5/2019).
Liuping juga mengatakan dengan mencegah perusahaan Amerika melakukan bisnis dengan Huawei, pemerintah AS juga akan secara langsung membahayakan lebih dari 1.200 perusahaan AS. Ini akan memengaruhi puluhan ribu pekerjaan Amerika.
Huawei telah berada di bawah embargo AS selama beberapa bulan sekarang menyusul kekhawatiran bahwa teknologinya dapat digunakan untuk membantu pengawasan negara China. Masalah keamanan tersebut tentunya ditampik oleh Huawei.