JAKARTA- Fenomena bulan purnama terjadi setiap 29,5 hari dan saat Bulan benar-benar diterangi oleh sinar matahari. Itu terjadi ketika Bumi secara langsung disejajarkan antara Matahari dan Bulan.
Pada April 2019 terjadi bulan purnama pink yang dijuluki oleh penduduk asli Ameria. Pasalnya bunga berwarna merah muda mekar di Amerika dan Kanada sekitar waktu ini.
Penduduk asli Amerika awal tidak mencatat waktu menggunakan berbulan-bulan kalender Julian atau Gregorian. Sebagai gantinya, suku memberi nama panggilan bulan purnama untuk melacak musim dan bulan lunar.
Sebagian besar nama berhubungan dengan suatu kegiatan atau peristiwa yang terjadi pada waktu di setiap lokasi. Berikut beberapa fenomena bulan purnama yang terjadi pada Mei hingga November 2019, seperti dilansir dari laman Telegraph, Senin (22/4/2019).
Baca Juga: 3 Rekomendasi Game Bertemakan Olahraga
Mei: Flower Moon
Musim semi telah secara resmi bermunculan pada saat Mei tiba, dan bunga-bunga dan mekar berwarna-warni memenuhi pemandangan.
Bulan ini juga dikenal sebagai Corn Planting Moon, karena tanaman ditanam pada saat panen. Terkadang juga dijuluki Bright Moon karena bulan purnama ini dikenal sebagai salah satu yang paling terang. Beberapa orang menyebutnya Milk Moon. Fenomena ini akan terjadi pada 18 Mei 2019.
Juni: Strawberry Moon
Bulan ini dinamai setelah awal musim memetik stroberi . Itu nama lain adalah Rose Moon, Hot Moon, atau Hay Moon.
Bulan ini muncul di bulan yang sama dengan titik balik matahari musim panas , hari terpanjang dalam setahun (21 Juni) di mana kita dapat menikmati sekitar 17 jam siang hari.