"Hyundai bermaksud untuk membuktikan bahwa inovasi harus dapat dicapai untuk basis pelanggan yang luas. Kami terus bekerja pada teknologi baru yang membuat mobil kami sangat intuitif dan ramah pengguna. Layarnya besar, dapat dikonfigurasi hingga lima 'tombol' per tampilan , dan memberikan umpan balik haptic untuk kemudahan penggunaan." kata Kaiser seperti dikutip Carbuzz, jumat (5/4/2019).
Layar sentuh tidak memiliki sentuhan tombol fisik, yang bisa membuatnya mengganggu penggunaan saat mengemudi. Kami merasakan keberhasilan konsep ini bermuara pada seberapa baik Hyundai dapat mengkalibrasi umpan balik haptic untuk membuat layar terasa seperti tombol yang sebenarnya.
Hyundai secara terbuka mengakui masih ada perbaikan yang harus dilakukan sebelum ide tersebut menjadi siap produksi tetapi kami pikir memamerkan interior baru ini di mobil produksi normal dengan transmisi manual menunjukkan bahwa konsepnya tidak terlalu berpikir ke depan.
(Mufrod)