JAKARTA - Setelah penembakan yang dilakukan teroris pada Jumat di Christchurch, Selandia Baru, beberapa penyedia layanan internet (ISP) di negara itu telah memblokir akses ke situs web yang mendistribusikan konten mengerikan dari insiden tersebut.
Seperti diketahui, pelaku menyiarkan perbuatannya di akun Facebook, yang membuat 49 orang terbunuh. Tautan ke video dan manifesto yang panjang muncul di forum 8chan, yang diduga dibagikan oleh penembak, seperti dilansir Bleepingcomputer, Minggu (17/3/2019).
Selain itu, salinan rekaman video itu disebarkan ke situs web lain, termasuk YouTube, Instagram, Twitter, dan Reddit. Ketika platform utama (mainstream) berjuang untuk menghentikan video dan segmennya, beberapa situs web terus menyediakan materi.
Operator Turun Tangan
Setidaknya tiga perusahaan internet yang beroperasi di Selandia Baru telah membuat keputusan ini secara sukarela dan menegakkannya secara sementara terhadap situs-situs yang masih menerbitkan materi sensitif.
Perusahaan internet atau operator lokal ini seperti Spark NZ, Vodafone NZ, and Vocus NZ sepakat untuk bekerja bersama untuk mengidentifikasi dan memblokir akses ke lokasi online tersebut.