Perangkat ini dapat menghasilkan daya sekitar 40 microwatt dari sinyal Wifi yang pada umumnya sekitar 150 microwatt. Daya tersebut sudah lebih dari cukup untuk menyalakan lampu LED atau mengisi daya ke chip.
Meski demikian, pihak MIT mengatakan tingkat efisiensinya dapat mencapai 40% dan tergantung pada sinyal WiFi. Nantinya teknologi ini akan diterapkan pertama untuk keperluan medis, LED, dan sensor Internet of Things (IoT). Selain fleksibel rectenna juga diklaim dapat diproduksi secara massal sehinggal mampu mencakup area yang luas.
Baca juga: Lebih dari 900 Ribu Kali Serangan Siber Terjadi dalam Sepekan
(Ahmad Luthfi)