"Dalam lingkungan politik yang rumit ini, kami masih mempertahankan pertumbuhan yang kuat," kata Yu.
Huawei masih sangat bergantung pada Intel Corp dan pemasok AS lainnya tetapi telah mengembangkan chip yang semakin kuat untuk smartphone dan server. Perusahaan hanya menggunakan chipset pada produknya sendiri.
Xi Wang dari IDC mengungkapkan jika Qualcomm memiliki rangkaian produk dan paten untuk chip smartphone yang jauh lebih besar, tetapi Huawei mampu mengejar ketinggalan.
"Secara umum, chip Huawei sama dengan chip Qualcomm dalam kinerja. Tidak hanya di level menengah tetapi di kelas atas, Huawei dapat bersaing dengan Qualcomm,” jelas Wang.
(Ahmad Luthfi)