JAKARTA - Jajaran mobil supercar mewah dengan harga mahal Ferrari, Lamborghini, Aston Martin, Bentley memiliki angka penjualan yang terbilang fleet, namun penjualan mobil ini justru tidak terkena dampak dari penurunan kondisi ekonomi yang terjadi di beberapa negara maupun secara global.
Uniknya menurit Navigant Research, pasar mobil mewah akan banyak bertebaran di jalan raya dan diprediksi akan terjadi pada 2020. Populasi mobil mewah sendiri bahkan penjualannya akan menyaingi pasar mobil umum.
“Diperkirakan pada saat itu pasar automotif justru akan digerakkan oleh mobil-mobil premium, seiring terjadinya perpindahan moda transportasi masyarakat urban dari kendaraan pribadi ke layanan mobilitas canggih seperti car sharing dan taksi online,” ujar Sam Abuelsamid, analis dari Navigant Research, seperti dikutip dari Koran Sindo, Sabtu (19/1/2019).
Abuelsamid juga mengungkap pasar automotif mobil penumpang diperkirakan stagnan yang saat ini mulai terjadi di Amerika Serikat (AS) dan Kanada. Berdasarkan laporan Forbes, penjualan mobil di AS tahun ini diperkirakan hanya 16,8-16,9 juta unit, turun dibanding 2018 yang mencapai 17,3 juta unit. Sementara di China, Asosiasi Automotif China menyebutkan penjualan mobil sepanjang 2018 mencapai 22,7 juta unit, turun 6% dibanding 2017.