Ini 5 Fakta CVR yang Perlu Anda Ketahui

Cut Annisa Embun Sari, Jurnalis
Senin 14 Januari 2019 14:00 WIB
(Foto: Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL)
Share :

JAKARTA - Cockpit Voice Recorder (CVR) Lion Air JT-610 akhirnya berhasil ditemukan dalam keadaan utuh di dasar laut perairan Ujung Karawang, Bekasi, Senin (14/1/2019). CVR adalah bagian lain selain Flight Data Recorder (FDR) kotak hitam dalam pesawat.

Secara umum keduanya merupakan bagian yang tidak terpisahkan untuk menganalisis penyebab kecelakaan sebuah pesawat. FDR berguna untuk merekam data penerbangan yang berupa angka dan kode pesawat, sedangkan Cockpit Voice Recorder (CVR) merekam suara yang terjadi di dalam kokpit.

Berikut Okezone merangkum beberapa fakta penting tentang CVR yang terdapat dalam black box atau kotak hitam sebuah pesawat.

1. Merekam Suara

Sesuai namanya, CVR merekam seluruh pecakapan yang terjadi di dalam kokpit. CVR dilengkapi dengan sistem audio, sehingga dapat merekam suara termasuk pembicaraan pilot dan co-pilot, pilot dengan kru pesawat, maupun pilot dengan pengontrol lalu lintas udara atau menara ATC.

Berbeda dengan FDR yang mempunyai durasi rekaman sampai 30 jam, CVR memiliki durasi rekaman 2 jam. Nantinya data tersebut ditampilkan dalam bentuk transkrip percakapan.

Selain itu, alat ini mempunyai empat saluran yang mempunyai fungsi berbeda, di antaranya, saluran 1 untuk merekam pengeras suara yang digunakan pramugari. Saluran 2 merekam percakapan di kokpit. Saluran 3 merekam percakapan dengan Air Traffic Controller (ATC), dan saluran 4 merekam percapakan sekitar kokpit termasuk kabin.

2. Sangat Kuat

Alat yang terletak di ekor pesawat ini terbuat dari material titanium atau baja anti karat berlapis sehingga mampu bertahan di suhu tinggi hingga 1.000 derajat celcius. Selain itu CVR juga mampu menahan tekanan hingga 2 ton.

 

Baca juga: Temuan Ponsel 'Terkoyak' di Antara Serpihan Lion Air JT610

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya