Medan gravitasi galaksi yang berjarak 3,8 miliar tahun cahaya antara galaksi Bima Sakti dan quasar membelokkan cahaya sedemikian rupa, sehingga menciptakan empat gambar quasar, yang merupakan lubang hitam supermasif aktif yang sangat cerah dalam sinar-X.
Dengan menggunakan data dari observatorium Chandra X-ray milik NASA, para peneliti menemukan bahwa ada pergeseran energi garis yang aneh pada cahaya quasar yang hanya bisa dijelaskan oleh planet-planet di galaksi yang melapisi quasar.
Baca juga: Indonesia Harus Optimalkan 4G Sebelum Beralih ke 5G
Ternyata ditemukan sekira 2.000 planet tak terikat dengan massa berkisar antara Bulan dan Jupiter, di antara bintang-bintang galaksi.
"Kami sangat gembira dengan penemuan ini. Ini adalah pertama kalinya ada yang menemukan planet di luar galaksi kita," kata Dai.