JAKARTA - Tim peneliti Breakthrough Listen yang merupakan bagian dari proyek Search for Extraterrestrial Intelligence (SETI) dari University of California, Berkeley, telah mengembangkan algoritme pembelajaran mesin atau Artificial Inteligent (AI).
Ini berguna untuk menyaring data kosmis dan mengidentifikasi semburan radio cepat yang diperkirakan muncul dari galaksi yang jauh.
Dilansir dari laman Digital Trends, Rabu (12/9/2018) tidak ada yang tahu pasti apa yang menyebabkan emisi radio ini. Akan tetapi banyak teori yang mengatakan itu berasal dari bintang neutron yang sangat magnetis yang berjuang melawan lubang hitam.
Dalam penelitian terbaru ini, peneliti SETI menggunakan sistem AI khusus untuk menemukan lusinan semburan radio cepat yang tidak teridentifikasi sebelumnya dari sumber yang berjarak sekitar 3 miliar tahun cahaya. Semburan radio cepat dipilih dari kumpulan data yang telah dianalisis oleh para astronom.
"Kecerdasan Buatan (AI) telah melihat perkembangan yang sangat pesat dalam beberapa tahun terakhir dan penerapannya dalam bidang kedokteran, keamanan, keuangan, dan pengenalan obyek sehari-hari telah mencapai tingkat kematangan tertentu," kata salah satu anggota tim peneliti, Gerry Zhang.