"Idealnya, kalau membonceng anak kira-kira anaknya harus mengerti, sudah bisa duduk tegak, kalau ngantuk bisa ngomong dan bisa pegangan erat," ucapnya saat ditemui di Bilik Senja Kopi, kawasan Panglima Polim, Jakarta Selatan, Senin (29/1/2018).
Jangan membonceng anak di depan, karena menyebabkan anak sakit, antara lain dada sesak diterpa angin kencang, kena asap kendaraan lain, gampang lelah, dan sebagainya.
[Baca Juga: 5 Tips untuk Menaklukkan Jalur Pantura Jawa bagi Pemudik Motor]
Pakai Perlengkapan Standar
Naik motor, baik dekat atau jauh harus mengenakan perlengkapan standar. Misalnya harus pakai helm, celana panjang, jaket, dan sepatu yang aman. Sematkan juga perlengkapan tersebut kepada anak supaya sama-sama nyaman saat berkendara.