PERNAH membayangkan betapa nyamannya bisa bekerja dari mana saja tanpa harus menenteng tas besar berisi laptop yang besar dan berat? Betapa menyenangkan dan stylish-nya Anda saat harus meeting dengan klien atau menyelesaikan pekerjaan di coffee shop dengan laptop yang tipis, ringan, namun mumpuni? Itu semua memang bisa terjawab dengan sebuah ultrabook!
Konsep ultrabook dengan bodi tipis namun bertenaga, sudah dimiliki ASUS. Tak main-main, ASUS tampaknya mulai membekali jajaran notebook tipisnya dengan performa kartu grafis kelas gaming. Tujuannya agar notebook itu memiliki kemampuan menyamai perangkat gaming, tetapi tentunya lebih portabel.
Tentu saja notebook tipis seperti ultrabook tidak bisa disamakan dengan laptop gaming, meskipun dia mengadopsi komponen VGA yang sama dengan notebook gaming. Laptop gaming umumnya bertubuh lebih besar dan berat diisi dengan komponen sistem pendingin yang lebih kompleks, desain unik, keyboard RBG, port konektor yang lebih banyak, dan lainnya. Sementara ultrabook biasanya lebih simpel, desainnya lebih sederhana, lebih menonjolkan kesan mewah daripada gahar, ringkas dan tipis, port konektor yang lebih sedikit.
Ultrabook ini sangat cocok menjadi pendamping para konten kreator, mengingat ada kemiripan antara konten kreator dan gamer. Mereka sama-sama membutuhkan spesifikasi notebook yang tinggi terutama pada komponen kartu grafis. Namun para kreator umumnya lebih mobile, karena harus berpindah sana sini mencari inspirasi atau mengambil gambar/video.
Nah, ASUS memperkenalkan ultrabook terbarunya dengan nama ZenBook Pro UX550.
Desain Menawan dan Mewah
Alumunium alloy masih menjadi pilihan pertama banyak pabrikan notebook di seluruh dunia, tidak terkecuali ASUS. Material ini memang layak dikatakan yang terbaik saat ini, sebab cukup kuat menahan benturan sekaligus ringan.
ASUS ZenBook Pro UX550 juga telah menggunakan material ini karenanya tidak mengherankan jika bobotnya bisa ringan. Ada dua warna pilihan yakni royal blue dan matte black yang di-finishing menggunakan gaya spun circle design.
Layarnya berbezel tipis. Ini membuat jarak pandangan menjadi luas. Display memiliki screen to body ratio hingga 80 persen yang artinya jarak antara layar dan bodinya sangat dekat. Panel layar juga memiliki fitur wide angle sehingga bisa dipandang dengan jelas dari jarak kemiringan 170 derajat sekalipun.
Di sisi kanan ada empat buah port penting antara lain 2 buah USB standar 3.0, HDMI, microSD slot dan audio jack. Sementara di sebelah kiri terdapat 2 buah USB type-C 3.1 yang telah di-support oleh fitur Thunderbolt, sehingga Anda bisa memasangka dua buah display eksternal jika membutuhkan.
Keyboard-nya juga memiliki layout yang akan sedikit berbeda dari laptop lain. Tombol enter dibuat agak lebih besar dari tombol lainnya. Masuk ke bagian touchpad, pengoperasiannya terasa menyenangkan dan responsif. Perangkat ini pun telah memiliki fitur fingerprint yang terletak menyatu bersama touchpad yang sangat responsif pula ketika digunakan.
ASUS ZenBook Pro UX550 juga memiliki lis bodi yang keren, dibentuk dengan pahatan agak melengkung seperti konsep 2.5D pada smartphone. Lis bodi tersebut juga dibuat mengkilap berwarna perak yang membuatnya terlihat elegan.
Secara dimensi, perangkat ini memiliki bobot kurang dari 2kg, ketebalan bodi 1,89cm, panjang bodi bagian atas 36,5cm (width), dan bagian bawah 25,1cm. Bisa dikatakan laptop ini sangat ideal untuk diajak berkelana.
Performa Memukau
Meski tubuhnya ramping, tetapi notebook ini memuat kumpulan komponen yang tidak main-main. Tilik saja Nvidia Pascal GTX1050 dengan video memori sebesar 4GB, prosesor Intel core i7- 7700HQ berkecepatan maksimal 3,8GHz, RAM 16GB DDR4 2400MHz, penyimpanan 512GB PCIe SSD atau tersedia juga pilihan 1TB. Jika menginginkan performa yang lebih tinggi, tersedia juga pilihan VGA dengan varian Nvidia 1050Ti.
Kipas pendingin ZenBook Pro UX550 tak berisik, bahkan ketika Anda berada di ruangan yang benar-benar tenang sekali, seperti perpustakaan, bunyi fan-nya tetap tidak terdengar. Untuk performa, ultrabook ini diuji menggunakan aplikasi Adobe Premiere Pro CC dengan cara memberikan stressing yang tinggi notebook. Hasilnya, proses render in to out tersebut dapat dilakukan dalam waktu 15-20 menit.
Ideal untuk Konten Kreator
Fitur pendukung yang juga digemari konten kreator adalah display atau layar, audio, konektivitas dan daya tahan perangkat. Agar ideal, ASUS turut menambahkan beberapa aspek pendukung lain seperti, audio yang bagus buatan Harman/Kardon,resolusi layar yang tajam dengan rentang warna sRGB hingga 100 persen.
Empat buah speaker yang terletak pada bagian atas dan bawah perangkat akan mampu menghantarkan kualitas audio yang kencang sekaligus bagus. Ini akan membantuk para kreator yang berkutat pada bidang audio maupun musik.
Sementara pada konektivitas, perangkat ini dilengkapi dengan dua buah USB Type C berfitur Thunderbolt, dua buah USB type A standar, 1 HDMI, 1 combo audio jack dan micro SD card reader.
Daya tahan baterainya luar biasa karena bisa mencapai 14 jam dalam kondisi pemakaian normal. Anda bisa mengisinya kembali hingga 60 persen dalam waktu 49 menit karena telah mendukung fast charging.
Pengujian untuk mengetahui seberapa lama baterai bertahan dilakukan menggunakan aplikasi PowerMark. Hasilnya, aplikasi memperkirakan baterainya mampu hidup hingga 4 jam ketika dalam kondisi pemakaian super aktif seperti marathon gaming atau video editing tanpa henti. Saat digunakan dalam mode biasanya, seperti mengetik, menyunting dokumen, menonton video, browsing, dan lain-lain, masa aktifnya mencapai 10 jam.
|
Main Spec.
|
ASUS ZenBook Pro UX550
|
|
CPU
|
Intel® Quad Core™ i7-7700U Processor
|
|
OS
|
Windows 10 Pro / Windows 10 Home
|
|
Memory
|
16GB DDR4L 2400MHz
|
|
Storage
|
1TB PCIe / 512GB PCIe SSD
|
|
Display
|
15,6" UHD (3840x2160) IPS Touch / FHD (1920x1080) Corning® Gorilla® Glass IPS touch in 14 inci chassis
|
|
Graphics
|
Nvidia GTX1050Ti 4GB GDDR5 / GTX 1050 4GB GDDR5
|
|
Input/Output
|
2x USB 3.0 Type-C, glass-covered with intelligent palm-rejection touchpad, Precision touchpad (PTP) support with up to four-finger smart gestures, side-mounted for convenience fingerprint sensor, 2x USB 3.0, 1x HDMI, 1x combo audio jack, 1x micro USB card reader
|
|
Camera
|
VGA Web Camera
|
|
Connectivity
|
802.11ac Wi-Fi; IEEE 802.11 a/b/g/n compatible, Bluetooth® 4.1
|
|
Audio
|
SonicMaster Premium 2-speaker stereo audio with surround-sound, Harman Kardon-certified, smart amplifier for maximum audio performance, array microphone with Cortana voice-recognition support, 3.5mm headphone jack
|
|
Weight
|
1.8Kg
|
|
Dimension
|
36.5 x 25.1 x 1.89 cm
|
|
Keyboard
|
full-size backlit with 1.5mm key travel keyboard
|
|
Special Design
|
Alumunium alloy body, Elegant and modern lines,
|
|
Battery
|
73Wh 8-cell lithium-polymer battery, Up to 14 hours battery life, Fast-charge technology: 60% in 49 mins
|
|
Colors
|
Royal Blue, Smoky Grey
|
|
MSRP
|
Rp33.299.000 / Rp26.299.000
|
|
Warranty
|
2 Tahun Garansi Global
|