Bukan Nyamuk, Peneliti Temukan Kutu Penghisap Darah

Qonita Chairunnisa, Jurnalis
Sabtu 16 Desember 2017 00:01 WIB
(Foto: E. Penalver-Nature Communications)
Share :

Bukti yang lainnya, yaitu adanya dua kutu dengan rambut yang menempel pada mereka, berasal dari jenis larva kumbang yang diduga tinggal di sarang dinosaurus. Penemuan ini merupakan bukti nyata pertama atas kutu purba yang menghisap darah dinosaurus.

“Ini menunjukkan bahwa hubungan antara kutu dan burung terjadi sejak purbakala. Sudah terjadi di zaman nenek moyang keduanya,” kata Pérez-de la Fuente.

Sampel-sampel dari endapan ambar di Myanmar itu diperkirakan berusia hingga 99 juta tahun. Pada awalnya, ambar tersebut dibeli dari penjual ambar oleh para kolektor pribadi, yang kemudian menyumbangkannya ke museum.

Scott Anderson, seorang kolektor ambar di Pennsylvenia, menggambarkan spesimen tersebut pada pertemuan paleontology beberapa tahun lalu. Ia mengatakan, kutu yang berisi darah itu berukuran sekira setengah centimeter.

Baca juga: Dinosaurus yang Hidup 126 Juta Tahun Lalu Dianggap Mirip Pokemon, Seperti Apa?

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya