Instruksi tersebut mmeberi kesempatan bagi Kaspersky untuk menanggapi atau mengurangi kekhawatiran departemen tersebut. Hal ini juga disambut Kaspersky untuk menunjukkan bahwa tuduhan yang ditujukan padanya tidak berdasar.
"Tidak ada bukti yang kredibel yang dipresentasikan secara terbuka oleh siapa saja atau organisasi manapun karena tuduhan tersebut didasarkan pada dugaan palsu dan asumsi yang tidak akurat, termasuk klaim tentang dampak peraturan dan kebijakan Rusia terhadap perusahaan tersebut," kata Kaspersky.
Kaspersky mengatakan bahwa pihaknya tidak tunduk pada undang-undang Rusia yang disebutkan dalam arahan tersebut. Selain itu informasi yang diterima perusahaan dilindungi sesuai dengan persyaratan hukum dan standar industri yang ketat, termasuk enkripsi.
"Kaspersky Lab tidak pernah dan tidak akan membantu, pemerintah manapun di dunia dengan cyberespionage atau upaya serangan cyber,” kata Kaspersky.
Disisi lain, peritel elektronik Best Buy telah menghapus Kaspersky dari tokonya, meski menolak mengungkapkan alasannya. Begitu juga dengan Amazon yang menolak memberikan komentar. Demikian seperti dilansir Indian Express, Kamis (14/9/2017). (lnm).
(Kemas Irawan Nurrachman)