“Semua perangkat yang kami pasang dirancang untuk menemukan di mana ruang rahasia berada. Kami tahu ada satu, tapi kami mencoba untuk mencari tahu di mana,” kata Mehdi Tayoubi, presiden Institut HIP Prancis yang terlibat dalam penelitian tersebut.
Namun, Kementerian Urusan Barang Antik Mesir sendiri meminta para ilmuwan tetap berhati-hati dalam mengungkapkan hal tersebut, sebab ia tak ingin menyebarkan sesuatu yang tak benar dari peninggalan kono milik Mesir itu.
“Sudah diketahui bahwa Piramida Giza berisi berbagai rongga di samping koridor, galeri dan bilik yang mudah diakses, contoh terbaiknya adalah ruang yang berada di atas kamar Raja. Blok di atasnya guna mencegah ruangan runtuh, kemungkinan ada rongga lain di piramida dibuat secara tidak sengaja saat blok internal selesai atau dengan sengaja bila ada barang yang ingin diletakan di sana,” ujar Michael Oakey, wakil ketua Sussex Egyptology Society.
Meski begitu, mungkin saja para ilmuwan mengharapkan jika menemukan ruang tersembunyi tersebut, mereka akan menemukan ruangan yang berisi harta karun seperti emas dan mumi. Demikian dikutip dari IBTimes, Jumat (18/8/2017).
(Kemas Irawan Nurrachman)