Paten Nipkow itu kemudian menjadi dasar mekanisme pemindaian gambar. Pertama kali didemonstrasikan oleh George Rignoux dan A. Fournier di Paris pada 1909, mereka mencontohkan transmisi gambar secara instan melalui mekanisme tersebut.
Kemudian pada 1920, ilmuwan asal Skotlandia bernama John Logie Baird menggunakan Nipkow disk dalam prototipe sistem videonya. Ia menciptakan prototipe tersebut di sebuah desa kecil bernama Santa Cruz, di Pulau Trinidad.
Setelah mengalami masa percobaan, Baird akhirnya mendemonstrasikan kepada publik gambar siluet pertama yang dapat bergerak pada Maret 1925. Pada Januari 1926, Baird bahkan mampu menunjukkan transmisi gambar gerak melalui sinyal radio.
Keberhasilan John Logie Baird tersebut kemudian dianggap sebagai demonstrasi televisi pertama dalam sejarah penciptaannya. Baird bahkan tercatat terus mengembangkan sistem tersebut hingga beberapa kali melakukan percobaan seperti menggunakan saluran telepon antara London dan Glasgow pada 1927.
Baca juga: Luar Biasa! Alessandro Volta Ubah Tumpukan Tembaga Jadi Baterai