JAKARTA - Televisi merupakan salah satu perangkat elektronik rumah tangga yang banyak dimiliki saat ini. Kehadiran tak hanya sebagai penyaji hiburan semata, namun juga memberikan informasi terkini melalui siaran berita.
Namun tahukah Anda, penciptaan televisi sendiri ternyata cukup rumit. Sebelum hadirnya tampilan layar berwarna seperti sekarang ini, beberapa ilmuwan telah susah payah untuk dapat menciptakan gambar gerak.
Berdasarkan catatan berbagai sumber, ide awal penciptaan televisi berasal dari transisi faksimili yang dimulai sekira awal abad ke-19. Metode itu menginspirasi ilmuwan untuk membuat pemindaian grafis secara mekanis.
Baca juga: Mengingat Kembali, 'Nenek Moyang' Kereta Api yang Kini Jadi Transportasi Antik
Pada 1884, seorang mahasiswa di Universitas Jerman bernama Paul Julius Gottlieb Nipkow mengajukan hak cipta Nipkow disk. Paten itu menjelaskan piringan putar dengan beberapa lubang berbentuk spiral. Setiap lubangnya, dijelaskan dapat memindai gambar.