Tanaman Hidup Bantu Misi Astronot di Luar Angkasa

Tachta Citra Elfira, Jurnalis
Selasa 25 April 2017 23:10 WIB
Foto : NASA
Share :

CALIFORNIA – NASA telah berhasil menanam tanaman di International Space Station. Proyek Prototipe Lunar atau Mars Greenhouse bertujuan untuk membuat sistem rumah kaca yang dapat bekerja di bulan atau Mars.

Peneliti NASA di Kennedy Space Center, Florida akan berkolaborasi dengan tim universitas untuk mengembangkan metode jangka panjang yang dapat mempertahankan penjelajahan astronot di luar angkasa dalam jangka panjang.

“Kami bekerja dengan tim ilmuwan, insinyur dan usaha kecil di University of Arizona untuk mengembangkan sistem loop tertutup. Pendekatan ini menggunakan tanaman untuk menggosok karbon dioksida, sambil menyediakan makanan dan oksigen," kata Dr Ray Wheeler, ilmuwan utama di Kennedy Advanced Life Support Research, dikutip dari Dailymail, Selasa (25/4/2017).

Dr Wheeler menambahkan, ketika astronot menghembuskan karbon dioksida yang dimasukan ke dalam rumah kaca, tanaman di dalamnya bisa menghasikan oksigen melalui fotosintesis. Siklus air di dalam rumah kaca dimulai dengan air yang dibawa atau ditemukan di daerah pendaratan lunar atau Mars.

Prototipe yang dikembangkan berbentuk silindris dan panjangnya 18 kaki (5,5 meter) dan berdiameter lebih dari 8 kaki (2,4 meter). Untuk melindungi astronot dari radiasi ruang angkasa, unit rumah kaca kemungkinan besar akan dikuburkan di bawah permukaan tanah atau lapisan bahan batu longgar yang menutupi batuan dasar padat, yang dikenal sebagai regolith, sehingga memerlukan pencahayaan khusus.

Meskipun penelitian ini berlangsung di Bumi, NASA's Veggie Plant Growth System adalah eksperimen pertumbuhan makanan segar Amerika yang pertama di International Space Station.

(Kemas Irawan Nurrachman)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya