"Keduanya bisa diperbaiki. Kalau touchscreen sebaiknya diperbaiki di outlet resmi. Cuma, ya itu, kayak handphone saja, saat layarnya rusak maka selesai lah, bongkar semua. Kalau tombol, bisa dicopot dan diperbaiki per bagian," jelasnya.
Ariel menilai, pabrikan mobil yang menyertakan head unit layar sentuh sebagai fitur standar sudah memperhitungkan dan menyesuaikan kebutuhan konsumen.
"Biasanya pabrikan mobil sudah memperhitungkan kebutuhan konsumennya. Model touchscreen biasanya sudah disertai dengan fitur tambahan steering control untuk memudahkan pengoperasiannya. Lagi pula head unit sekarang sudah cukup kuat dan kalau belinya baru ada garansi. Jadi enggak terlalu khawatir," pungkas dia.
(Dian AF)