Pemilik Lamborghini Ini Lebih Suka Ditilang, Kenapa?

Anton Suhartono, Jurnalis
Selasa 01 November 2016 00:50 WIB
Lamborghini Aventador milik Moosa Navsa parkir di pinggir jalan di Inggris ditilang polisi (SWNS)
Share :

LONDON - Daripada memarkir supercar Lamborghini di gedung parkir atau tempat khusus di Inggris, lebih baik melanggar aturan dengan memarkirnya di pinggir jalan. Jumlah dendanya jauh lebih kecil ketimbang menanggung risiko kerusakan jika memarkir di car park.

Hal ini setidaknya dialami pemilik Lamborghini Aventador SV, Moosa Navsa. Ia lebih baik memarkirkan mobil 'Banteng Mengamuk'-nya di pinggir jalan di Wellington Street, Leicester,

"Masih murah membayar denda 35 poundsterling (sekira Rp556 ribu/kurs 1 poundsterling=Rp15.895) daripada membiayai kerusakan. Mobil bisa rusak jika ditaruh di tempat parkir karena harus melewati ramp. Mobil ini kan sangat pendek dan lebar. Biasanya polisi tidur di tempat parkir tinggi," jelas dia seperti dikutip MailOnline, Senin 31 Oktober 2016.

Direktur sebuah perusahaan event organizer itu membeli Lamborghini Aventador SV-nya 340 ribu poundsterling. Tak puas dengan tampilan standar, ia pun memodifikasi mobilnya dengan biaya 60 ribu poundsterling.

Mobilnya terbilang gahar tak hanya dari sisi penampilan setelah dimodifikasi. Mesin Lamborghini Aventador SV mampu memproduksi tenaga 700 bhp dan mampu berakselerasi dari 0-100 kilometer per jam dalam 2,9 detik dengan top speed 347 km/jam.

"Kemana pun Anda pergi, seseorang akan berhenti dan melihat ke mobil ini. Mulai anak-anak sampai pria lanjut usia akan tertarik melihatnya," pungkas Navsa.

(Anton Suhartono)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya