TOKYO - Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pengemudi mobil lanjut usia (lansia) di Jepang menjadi keprihatinan pemerintahan setempat. Belakangan, kasus tabrakan yang berkaitan dengan pengemudi lansia tercatat meningkat. Bahkan, melalui rilis pada Selasa (18/6/2019), terdapat angka sekitar satu dari empat penduduk berusia 80 tahun ke atas berkendara dengan mobil setiap hari.
Kelalaian akibat menurunnya kemampuan pengemudi menimbulkan kasus fatal pada Mei lalu. Dua orang balita tewas setelah sebuah mobil menabrak mereka bersama sekelompok anak-anak lain di sekitar sebuah taman kanak-kanak. Di lokasi berbeda, seorang ibu bersama anaknya yang berusia tiga tahun menjadi korban akibat tertabrak mobil yang dikendarai pengemudi berusia 87 tahun.
Kedua kasus tersebut diduga berawal dari kesalahan pengemudi yang menginjak pedal gas alih-alih rem ketika memasuki zona penyeberangan orang. Untuk itu, pemerintah Jepang menyarankan sejumlah manufaktur mobil memberi alat tambahan pada mobil bagi lansia. Harapannya, hal tersebut dapat berfungsi menghentikan mobil dalam keadaan darurat ketika pengemudi salah menginjak pedal akselerasi saat bermaksud mengerem.
