Setelah 93 Tahun, Peti Makam Firaun Dibuka

, Jurnalis
Selasa 16 Februari 2016 12:52 WIB
rekonstruksi wajah firaun tutankhamun (foto: PR Online)
Share :

Meski demikian, kematian George sempat menimbulkan kepercayaan terhadap kutukan itu. Ia meninggal 5 April 1923 atau hanya 48 hari setelah dibukanya penutup kuburan. Spekulasi menyebut ia meninggal karena terserang penyakit dari bakteri erisipelas yang disebarkan nyamuk.

Dikutip dari PR Online, Selasa (16/2/2016), Nyamuk yang diduga menjadi penyebab kematian George menggigit tepat di pipinya persis seperti luka yang ada pada wajah mumi Tutankhamun.

Pada hari yang sama pula, listrik di Kairo mati. Di tanah kelahirannya, keluarga George menyatakan, anjing peliharan mereka melolong dan kemudian mati secara tragis. Ditambah lagi rumor tentang burung kenari peliharaan Howard Carter yang dimakan ular pada hari pembukaan sarkofagus.

Sejatinya, kabar tentang kutukan itu disebarkan Carter bersama penulis kenamaan Inggris Sir Arthur Conan Doyle melalui tokoh rekaannya, Sherlock Holmes. Tujuannya yaitu menjauhkan para pemburu harta karun dan penjarah kuburan dari mencemari situs arkeologi tersebut.

(Amril Amarullah (Okezone))

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya