Sumber tenaga mengandalkan mesin berkapasitas 144 cc yang sanggup mengeluarkan tenaga 12 ps pada putaran 8.000 rpm dan torsi maksimumnya mencapai 11,3 Nm pada 6.500 rpm. Mesin ini sudah mengikuti standar emisi Euro3.
Untuk suspensi depan menggunakan model up-side down. Sementara bagian belakang tetap mempertahankan model single rear suspension. Pengemudi diklaim akan merasa lebih nyaman karena ukuran setang dibuat lebih tinggi 13 milimeter dan lebih lebar 32 milimeter.
Supermoto Kawasaki menghadirkan D-Tracker dalam dua warna, oranye yang diistilahkan candy burny orange dan warna hijau yang diistilahkan Candy lime green.
Kawasaki D-Tracker dijual Rp28,9 juta sementara generasi sebelumnya ditawarkan dengan harga Rp26 juta.
(Dian AF)