Cara Bos Panasonic Memperlakukan Orang Indonesia Bekerja

Gesit Prayogi, Jurnalis
Senin 28 Januari 2013 10:30 WIB
Presiden Direktur Panasonic Indonesia, Ichiro Suganuma (foto: Runi Sari/Okezone)
Share :

BEL itu terdengar keras, tiga kali suaranya. Waktu itu jam dinding di pos satpam menunjukkan pukul 08 lewat 30 menit. Mirip sekolahan yang memanggil murid-muridnya untuk masuk kelas. 

Ketika bel itu berbunyi, semua karyawan bergegas cepat memasuki ruangannya masing-masing. Tidak ada yang diam termangu, apalagi berleha-leha santai sambil menonton televisi atau membaca koran seraya menikmati secangkir kopi. Yang ada adalah sekumpulan orang serius di ruangan dan duduk di mejanya masing-masing, dengan mata melotot menatap layar monitor yang bentuknya tidak berubah.

Mereka bekerja seperti layaknya semut yang beriringan ketika mengumpulkan makanan. Bahu membahu, satu persatu mengangkut makanan, tidak ada yang lenggang tangan. Bersama-sama dikerjakan hingga tuntas, tanpa sisa.

Nah, seperti itulah suasana kerja di komplek perkantoran PT Panasonic Gobel Indonesia. Meski memiliki karyawan yang mayoritas adalah pribumi, namun aturan main ada di Jepang. Jadi seperti merasakan langsung bekerja di negara Jepang.

Ketika Okezone menyambangi kantor Panasonic di Jalan Dewi Sartika, Cawang, Jakarta Timur, suasana di sana tampak hening, parkiran mobil dan motor tertata rapih. Meski terpisah jaraknya.

Menengok ke dalam, tata ruang kantor pun terlihat khas, mulai pimpinan hingga staf teknis duduk pada satu ruangan yang sama - tanpa sekat, semua bisa melihat bahwa semuanya bekerja. Terkecuali, level Presiden Direktur atau Direktur yang memang memiliki ruangan khusus.

“Memang seperti itu orang Jepang bekerja, jauh lebih disiplin, dan sangat menghargai waktu,” ujar Muara Makarim, Manager Corporate and Communication PT Panasonic Gobel Indonesia.

Ditambah lagi etos kerja yang tidak mengenal menyerah, meski sedikit kiler layaknya militer, akan tetapi seorang Jepang itu dikenal sopan dalam bersikap, dan tidak terkesan menindas. Ketika menyuruh dilakukan dengan sangat santun.

Menurut Muara, orang Jepang itu mampu membangun hubungan yang harmonis antara atasan dan bawahan, sehingga membuat situasi bekerja menjadi menyenangkan.

Nah, seperti itulah yang kerap dilakukan Ichiro Suganum, Presiden Direktur Panasonic Indonesia selama lebih dari 10 tahun menakhodai perusahaan elektronik terbesar di Indonesia itu.

Semisal ketika sedang rapat, Suganuma terkenal demokratis dalam setiap keputusannya, sekecil apapun urusannya selalu didiskusikan bersama-sama.  Nanti keputusan diterima atau tidaknya itu mereka ambil bersama-sama.

“Kalau kami melihatnya, orang Jepang itu bisa menjadi orang yang sangat menyenangkan di luar pekerjaan, meskipun sangat serius ketika bekerja, detil dan . perfeksionis pastinya,”

Dilain hal, Suganuma, kata Muara,  jarang sekali terlihat marah, kalaupun sedang kusut, enggak pernah nunjukin kalau lagi pusing sama perkerjaannya atau sedang dibawah tekanan berat.

Berbeda Indonesia dan Jepang
Suganuma yang merupakan penggemar masakan Padang ini, adalah orang yang sangat Indonesia bangat, meski jauh dari keluarga, lantaran anak dan istrinya tinggal di Jepang, tetapi ia selalu merasa hangat ketika bersama-sama dengan karyawannya.

Itulah yang membuat para karyawan di bawah Ichiro Suganuma merasa betah berlama-lama di kantor. Seperti kebiasaan orang Jepang yang senang berlama-lama di kantor.

Menanggapi dari kebiasaan orang Indonesia bekerja, Ichiro Suganuma tidak mengelak bahwa orang Jepang bekerja berbeda dengan Indonesia. "Di Jepang orang bekerja dengan target dan itu tercapai, tetapi di sini (Indonesia) orang bekerja terkadang suka melenceng dari target yang ada. Mereka selalu berfikir masih ada hari esok," kata Suganuma.

Satu hal yang disukai Suganuma dari kebiasaan orang Indonesia ketika bekerja adalah selalu riang, ditambah solidartitasnya sesama teman. "Kalau soal kemampuan, Indonesia tidak kalah hebat, meski sedikit santai, dan terkadang kurang disiplin waktu," tuturnya sambil tersenyum.

(Amril Amarullah (Okezone))

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya