Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
WAWANCARA KHUSUS

Berpikir Keras Menjadikan 2013 sebagai Tahun Panasonic

Gesit Prayogi , Jurnalis-Senin, 28 Januari 2013 |13:29 WIB
 Berpikir Keras Menjadikan 2013 sebagai Tahun Panasonic
Presiden Direktur Panasonic Indonesia, Ichiro Suganuma (foto: Runi Sari/Okezone)
A
A
A

PT Panasonic Gobel Indonesia bertekad menjadikan 2013 sebagai tahun kebangkitan, yang mampu unggul baik dari segi kualitas juga pasar di Indonesia.

Diakui Ichiro Suganuma bahwa penjualan perangkat smart TV Panasonic, smartviera tidak terlalu bergairah. Presiden Direktur PT Panasonic Indonesia ini menilai, karakteristik serta faktor harga masih menjadi pertimbangan bagi konsumen Tanah Air membuat TV pintar besutannya kurang memperoleh respon baik.

"Di Indonesia, pasar Smart TV kami di kisaran 1 persen. Hal ini pun dapat dimaklumi, pasalnya konsumen Indonesia masih melihat harga dan mayoritas masih memilih TV dengan ukuran layar yang kecil," ujar Ichiro Suganumi kepada Okezone di kantornya, Jalan Dewi Sartika, Cawang, Jakarta Timur.

Panasonic TX-P65VT50 misalnya dibanderol Rp45 juta. Perangkat ini dilengkapi dengan fitur 3D, suara, dan gambar yang mempuni dengan mengusung layar besar. "Kualitas smartviera dapat diandalkan, meskipun perangkat ini masih dipatok dengan harga yang mahal," katanya.

Untuk tahun 2013, Suganuma pun terus mencari formulasi yang tepat untuk mendongkrak penjualan perangkat Panasonic smartviera. "Saya berharap dengan sejumlah formulasi yang tengah dipikirkan kali ini, pada tahun 2013 kami dapat meningkatkan penjualan smartviera," tuturnya optimis.

Pria yang telah lama menggeluti bisnis perangkat elektronik ini pun percaya, ke depan perangkat TV premium akan memiliki pasar yang bagus. "Pertumbuhan ekonomi pastinya akan meningkatkan pendapatan, dengan demikian pasar perangkat TV premium ini akan terus tumbuh. Kami juga terus berupaya untuk memikat konsumen dengan teknologi kami," imbuh Suganuma.

Antara Keluarga dan Panasonic

Merintis karir di Panasonic Gobel Indonesia sejak 2003, Ichiro Suganuma becerita untuk berkarir di perusahaan produsen perangkat elektronik itu, ia harus "membujang" -- berkarir jauh dari keluarga di Jepang. "Saya 'membujang' sudah lebih kurang sepuluh tahun," candanya.

Suganuma menuturkan, memulai karir pada 2003 sebagai Marketing Director, tak perlu waktu lama bagi pria kelahiran Tokyo in untuk "naik pangkat" dan dipercaya menjadi presiden direktur pada 2005. Cerita pun mewarnai perjalanan karirnya,"Selama beberapa tahun terakhir bisnis Panasonic dalam segi market share turun terus," ungkapnya.

Lebih lanjut, ayah beranak dua ini mengatakan, perangkat televisi misalnya, sempat mengalami pertumbuhan namun tak lama berselang penjualan kembali meloyo. Bukan hanya televisi sejumlah perangkat elektronik besutan Panasonic lainnya seperti kulkas dan AC juga mengalami hal serupa.

"Kondisi saat ini diwarnai oleh sejumlah kompetitor yang mampu menelurkan sejumlah produk kompetitif di pasar. Kontribusi produk Panasonic terbanyak dari AC yang sekaligus merengkuh  pangsa pasar nomor satu," sebut Suganuma.

Meski saat ini Panasonic memiliki 16 cabang perusahaan di Indonesia dan ditujukan untuk melayani pasar Internasional, namun dua unit perusahaan yakni Sales Company dan pabrik domestik yang dinahkodai Suganuma terus memperoleh pertumbuhan.

"Pasar di Indonesia itu penting, strategi kami membuat perangkat yang berkualitas namun tetap terjangkau. Dengan catatan memperhatikan beberapa unsur yang lain," kata pria kelahiran Tokyo, 15 Agustus 1960 ini.

Sementara itu, untuk membangkitkan penjualan perangkat televisi di Indonesia, ia menuturkan bahwa pada tahun ular air ini Panasonic Indonesia tengah meramu formulasi guna memperoleh hasil yang cukup signifikan dalam penjualan.

"Produk televisi kami memang memiliki kualitas yang bagus dengan layar besar. Sayangnya hal itu bukanlah faktor utama yang diperahtikan konsumen, formulasinya ialah bagaimana kami bisa menelurkan produk yang berkualitas namun memiliki harga yang kompetitif,"

(Amril Amarullah (Okezone))

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement