Advertisement
Advertisement

Benarkah iPhone tak Bisa Disadap? Ini Faktanya

Muhammad Fadhil Mubarok , Jurnalis-Kamis, 05 November 2026 |17:05 WIB
Benarkah iPhone tak Bisa Disadap? Ini Faktanya
Ilustrasi.
A
A
A

JAKARTA - Dengan sistem keamanan yang dirancang berlapis, iPhone kerap dipandang lebih tangguh menghadapi peretasan dibanding smartphone lain. Namun, tingkat keamanan sebuah perangkat tidak hanya ditentukan oleh teknologinya, melainkan juga oleh kebiasaan pengguna dalam menjaga akun dan data pribadi.

Lantas, apakah iPhone benar-benar kebal dari penyadapan? Perlindungan yang ketat tidak serta-merta menutup seluruh celah, sehingga ancaman keamanan tetap perlu diwaspadai. Simak ulasan mengenai ciri-ciri penyadapan dan langkah mengamankan perangkat berikut ini.

Meski Canggih, iPhone Tetap Rentan Disadap

iPhone tetap berpotensi disadap atau diretas, meski dibekali sistem keamanan yang kuat. Penyerang dapat memanfaatkan celah di luar sistem iOS, terutama dengan menyasar pengguna lewat phishing atau pesan palsu yang menyerupai notifikasi Apple, bank, maupun layanan lainnya.

Selain phishing, penyadapan juga dapat dilakukan lewat spyware canggih yang mampu memantau perangkat tanpa sepengetahuan pemiliknya. Serangan semacam ini tergolong jarang dan umumnya menyasar target tertentu, namun tetap menegaskan bahwa iPhone bukan perangkat yang sepenuhnya bebas risiko.

Apple ID yang diretas juga bisa menjadi pintu masuk bagi penyerang untuk mengakses data pribadi. Jika akun dikuasai, informasi yang tersimpan dan tersinkronisasi di iCloud, seperti foto, pesan, hingga cadangan perangkat, berpotensi ikut terekspos.

Apple mengingatkan agar pengguna menganggap penipuan setiap pesan, panggilan, atau permintaan tak terduga yang meminta data pribadi seperti kata sandi, kode keamanan, atau uang. Untuk memastikan keasliannya, pengguna disarankan menghubungi perusahaan terkait secara langsung melalui kanal resmi.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement