Pertama kali ditemukan pada 2017, LHS 1140b adalah planet yang berat, berukuran sekitar 5,6 kali massa Bumi dan memiliki gravitasi permukaan hampir dua kali lipat gravitasi Bumi. Ukuran ini tidak cukup mematikan untuk membunuh manusia secara langsung, tetapi cukup untuk menyebabkan kerusakan sendi yang serius, kelelahan otot yang cepat, dan tekanan kardiovaskular yang berbahaya seiring berjalannya waktu.
Salah satu sisi planet selalu menghadap bintangnya, yang merupakan bintang katai merah dengan suhu permukaan sekitar setengah dari suhu permukaan Matahari. Dibandingkan dengan Matahari, bintang katai merah lebih mudah menguap dan cenderung melepaskan semburan (flare) yang biasanya meluluhlantakkan planet-planet kecil yang mengorbit dekat. Namun, bintang katai merah di dekat LHS 1140b ini sangat tenang, yang mungkin menjelaskan mengapa planet ini tetap mampu mempertahankan atmosfernya.
Selain helium, komposisi pasti atmosfernya masih belum jelas, tetapi studi sebelumnya menunjukkan adanya kandungan nitrogen, yang kemungkinan bercampur dengan uap air dan karbon dioksida. Di Bumi sendiri, isotop helium sangat dibutuhkan tetapi sangat sulit diperoleh. Helium-4 dapat digunakan sebagai pendingin super dalam mesin-mesin rumit, sementara sepupunya yang lebih langka, helium-3, dihargai tinggi sebagai bahan bakar potensial untuk reaktor fusi masa depan—salah satu alasan mengapa banyak perusahaan mengincarnya di Bulan.