Tragisnya, Kolombia kemudian menjadi "korban" berikutnya dari kutukan Essie setelah tumbang oleh Swiss lewat drama adu penalti. Ini membuat banyak warganet menyebut Essie sebagai "penyihir" yang menebar kutukan pada tim-tim mereka.
Kekalahan Kolombia membuat para pendukung Prancis, tim berikutnya yang didukung Essie, menjadi ketar-ketir. Mereka meyakini tim kesayangannya kini hampir dipastikan akan tersingkir dari Piala Dunia akibat "kutukan" tersebut.
Prancis akan menghadapi Maroko dalam pertandingan pada Jumat (10/7/2026) dini hari. Perlu dilihat apakah Kylian Mbappe dan kawan-kawan akan dapat mematahkan kutukan Essie, sebelum korban berikutnya, yang tampaknya akan menjadi Norwegia, ikut jatuh.
Bagaimanapun, rekor kutukan Essie ini dianggap jauh lebih buruk daripada dukun Ghana yang sempat meramalkan Tanjung Verde akan mengalahkan Argentina pada awal babak gugur.
(Rahman Asmardika)