JAKARTA - Seorang YouTuber virtual atau VTuber menjadi viral setelah setiap tim Piala Dunia 2026 yang dia dukung berakhir tersingkir. "Kutukan" tersebut kini membuat para penggemarnya, serta pendukung tim-tim nasional di Piala Dunia 2026 yang masih tersisa, memintanya untuk berhenti mendukung tim mereka.
Essie, seorang VTuber yang menggunakan nama pengguna essie_ch, menjadi pusat lelucon Piala Dunia yang semakin populer setelah para penggemar menyadari bahwa beberapa tim yang ia dukung di babak gugur langsung mengalami kekalahan.
Rentetan kekalahan dimulai dengan Brasil yang kalah 2-1 dari Norwegia, sebelum Meksiko tumbang 3-2 dari Inggris. Portugal kemudian kalah 1-0 dari Spanyol, sementara Amerika Serikat tersingkir oleh Belgia dengan kekalahan telak 4-1.
Kutukan itu kemudian tampaknya akan menimpa Argentina pada 7 Juli, ketika Essie mendukung tim yang dimotori Lionel Messi itu dalam pertandingan melawan Mesir. Pada pertandingan tersebut, Mesir sempat unggul 2-0 melalui gol Yasser Ibrahim dan Mostafa Zico, membuat Argentina berada di ambang kekalahan besar di babak 16 besar.
Essie, yang berusaha membalikkan tren "kutukannya" tersebut, kemudian berganti mendukung Mesir saat The Pharaohs (julukan Mesir) unggul. “SAYA TIDAK INGIN MENGUTUK MESIR TETAPI SAYA INGIN MEREKA MENANG,” tulis Essie dalam unggahannya di platform X, sebagaimana dilansir Dexerto. Dia kemudian menambahkan: “hati saya yang murni akan membalikkan kutukan ini.”
Namun, seakan membuktikan kutukan itu nyata, Argentina kemudian memperkecil kedudukan melalui Cristian Romero pada menit ke-79, lalu Messi menyamakan kedudukan pada menit ke-83, bahkan berbalik menang setelah Enzo Fernandez mencetak gol penentu kemenangan di waktu tambahan untuk menyelesaikan comeback dramatis 3-2.
Hal ini justru membuat lelucon tersebut semakin menyebar luas. Para penggemar menyalahkan dukungan Essie atas kekalahan Mesir, sementara yang lain bercanda bahwa Messi akhirnya berhasil mengalahkan kutukan itu sendiri. Dalam unggahan selanjutnya, Essie menulis bahwa dia "dilarang mendukung tim mana pun hari ini," sebelum langsung menambahkan bahwa dia kini mendukung Kolombia.
Tragisnya, Kolombia kemudian menjadi "korban" berikutnya dari kutukan Essie setelah tumbang oleh Swiss lewat drama adu penalti. Ini membuat banyak warganet menyebut Essie sebagai "penyihir" yang menebar kutukan pada tim-tim mereka.
Kekalahan Kolombia membuat para pendukung Prancis, tim berikutnya yang didukung Essie, menjadi ketar-ketir. Mereka meyakini tim kesayangannya kini hampir dipastikan akan tersingkir dari Piala Dunia akibat "kutukan" tersebut.
Prancis akan menghadapi Maroko dalam pertandingan pada Jumat (10/7/2026) dini hari. Perlu dilihat apakah Kylian Mbappe dan kawan-kawan akan dapat mematahkan kutukan Essie, sebelum korban berikutnya, yang tampaknya akan menjadi Norwegia, ikut jatuh.
Bagaimanapun, rekor kutukan Essie ini dianggap jauh lebih buruk daripada dukun Ghana yang sempat meramalkan Tanjung Verde akan mengalahkan Argentina pada awal babak gugur.
(Rahman Asmardika)