Ia menggarisbawahi, tidak ada unsur kesengajaan terkait penumpukan kontainer di Pelabuhan Tanjung Priok. Ia pun membeberkan alasannya.
"Tidak ada upaya kesengajaan untuk memperlambat proses, mengingat biaya penyimpanan dan tambahan penalti harian di pelabuhan justru lebih besar dibandingkan biaya logistik dan penyimpanan baik milik sendiri atau temporary," ujarnya.
Pihaknya pun terus memantau realisasi pemindahan semoga dapat bisa terselesaikan dalam waktu dekat.
Sementara itu, ia menyebutkan, isi dari kontainer tersebut bukanlah mobil BYD.
"Kontainer tersebut bukan berisikan mobil melainkan komponen untuk proses perakitan dan spare parts," ucap Luther.
(Erha Aprili Ramadhoni)