Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Penjelasan BYD soal Penumpukan Kontainer di Tanjung Priok: Ternyata Isinya Bukan Mobil

Erha Aprili Ramadhoni , Jurnalis-Minggu, 21 Juni 2026 |17:07 WIB
Penjelasan BYD soal Penumpukan Kontainer di Tanjung Priok: Ternyata Isinya Bukan Mobil
Penjelasan BYD soal Penumpukan Kontainer di Tanjung Priok: Ternyata Isinya Bukan Mobil (Ilustrasi/Dok BYD Motor Indonesia)
A
A
A

JAKARTA - BYD Motor Indonesia memberikan penjelasan terkait penumpukan kontainer di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. BYD menyatakan, hanya sebagian kecil jumlah kontainer perusahaan dari total volume ribuan kontainer yang menumpuk di Pelabuhan Tanjung Priok. 

1. Penjelasan BYD

BYD Motor Indonesia meminta maaf atas kejadian ini. 

"Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang timbul akibat situasi tersebut. Setelah kami cek angkanya secara komprehensif, jumlah kontainer milik BYD adalah merupakan sebagian kecil dari total volume kontainer yang menjadi perhatian di pemberitaan," kata Head of Marketing PR and Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan, kepada Okezone, Minggu (21/6/2026).

Luther menjelaskan ada faktor yang membuat kontainer BYD ikut menumpuk di Pelabuhan Tanjung Priok. Ini terkait faktor operasional dan logistik.

"Kami akui penumpukan yang terjadi merupakan kondisi yang dipengaruhi oleh berbagai faktor operasional dan logistik yang melibatkan banyak pihak," tuturnya. 

Hal lain yang turut mempengaruhi adalah volume kedatangan, libur nasional, hingga penyesuaian pengangkutan. 

BYD ATTO 1
BYD ATTO 1

"Termasuk tingginya volume kedatangan barang dalam periode bersamaan secara reguler setiap minggu, adanya sejumlah hari libur nasional, kepadatan lalu lintas distribusi, serta penyesuaian kapasitas pengangkutan perusahaan logistik atas dampak kenaikan BBM," tutur Luther. 

Namun, ia menjelaskan, BYD Indonesia telah berkoordinasi dengan seluruh pihak memastikan proses distribusi kontainer berjalan dengan baik.

"Sejak awal Juni, berbagai langkah percepatan juga telah dilakukan dan sudah menunjukkan hasil yang positif," katanya. 

Saat ini, Luther melanjutkan, pihaknya telah menambah armada logistik company. Mayoritas kontainer yang tiba pada periode sebelumnya telah dipindahkan.

"Kita juga sudah menyiapkan tempat simpan sementara di sekitar pelabuhan untuk percepatan pengeluaran kontainer," katanya. 

 

Ia menggarisbawahi, tidak ada unsur kesengajaan terkait penumpukan kontainer di Pelabuhan Tanjung Priok. Ia pun membeberkan alasannya.

"Tidak ada upaya kesengajaan untuk memperlambat proses, mengingat biaya penyimpanan dan tambahan penalti harian di pelabuhan justru lebih besar dibandingkan biaya logistik dan penyimpanan baik milik sendiri atau temporary," ujarnya.

Pihaknya pun terus memantau realisasi pemindahan semoga dapat bisa terselesaikan dalam waktu dekat. 

Sementara itu, ia menyebutkan, isi dari kontainer tersebut bukanlah mobil BYD. 

"Kontainer tersebut bukan berisikan mobil melainkan komponen untuk proses perakitan dan spare parts," ucap Luther. 
 

(Erha Aprili Ramadhoni)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement