Penurunan harga Air EV tidak lepas dari beberapa faktor.
Pertama, ini adalah mobil listrik entry level, sehingga sensitif terhadap perubahan pasar.
Kedua, semakin banyak unit yang masuk ke pasar bekas, membuat supply meningkat.
Ketiga, adanya model baru atau varian lain juga ikut menekan harga unit lama.
Meski begitu, dibanding EV lain, Air EV justru tergolong masih cukup stabil karena permintaannya tetap ada.
Dengan harga sekarang yang sudah mendekati Rp100 jutaan, Air EV bekas mulai masuk ke segmen yang sebelumnya diisi mobil LCGC.
Di titik ini, value-nya jadi menarik.