JAKARTA — Sebuah perusahaan rintisan di Silicon Valley mengumumkan bahwa mereka telah berhasil menciptakan replika otak digital yang disebut sebagai “unggah otak multi-perilaku” pertama di dunia. Eon System dilaporkan menciptakan replika digital lengkap otak lalat buah yang mengendalikan tubuh virtual dalam lingkungan simulasi, sebuah lompatan signifikan melampaui kecerdasan buatan (AI) konvensional.
“Ini bukan animasi. Ini bukan kebijakan pembelajaran penguatan yang meniru biologi,” kata salah satu pendiri Eon, Dr. Alex Wissner-Gross, dalam sebuah unggahan media sosial yang mengumumkan terobosan tersebut. “Ini adalah salinan otak biologis, yang dihubungkan neuron demi neuron dari data mikroskop elektron, berjalan dalam simulasi, membuat tubuh bergerak.”
Dilansir RT, pencapaian ini didasarkan pada penelitian penting tahun 2024, ketika kolaborasi internasional memetakan seluruh konektom lalat buah dewasa—setiap neuronnya yang berjumlah sekitar 140.000 dan 50 juta koneksi sinaptik. Ilmuwan senior Eon, Philip Shiu, ikut menulis makalah di Nature yang menunjukkan bahwa model komputasi yang dibangun dari diagram pengkabelan ini dapat memprediksi perilaku motorik lalat yang sebenarnya dengan akurasi 95%.