Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Adopsi EV di Indonesia, Penjualan Melonjak hingga Investasi Tembus Rp36 Triliun

Erha Aprili Ramadhoni , Jurnalis-Senin, 02 Februari 2026 |18:34 WIB
Adopsi EV di Indonesia, Penjualan Melonjak hingga Investasi Tembus Rp36 Triliun
Adopsi EV di Indonesia, Penjualan Melonjak hingga Investasi Tembus Rp36 Triliun (Ilustrasi/Freepik)
A
A
A

Ia menambahkan, ke depan porsi produksi dalam negeri diproyeksikan semakin dominan seiring penguatan basis manufaktur nasional.

Di sisi lain, keberhasilan kebijakan ini juga tercermin dari lonjakan investasi. Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat realisasi investasi sektor kendaraan listrik roda empat meningkat tajam hingga 147% pada periode 2023-2025 dengan total nilai mencapai Rp36,1 triliun.

Deputi Bidang Pelayanan Penanaman Modal BKPM, Roro Reni Fitriani, menegaskan insentif impor yang diberikan disertai pengawasan ketat. 

"Kita tidak serta-merta hanya membebaskan impor CBU masuk ke Indonesia, tapi secara jangka panjang pelaku usaha harus berkontribusi terhadap realisasi investasi. Hal ini membuktikan insentif efektif menarik komitmen jangka panjang, bukan sekadar membuka keran impor," tegasnya.

Senada dengan hal tersebut, Kementerian Perindustrian melaporkan saat ini terdapat 14 perusahaan yang berproduksi di Indonesia dengan kapasitas nasional mencapai sekitar 410 ribu unit per tahun. Fokus tahun 2026 akan beralih pada pendalaman manufaktur dengan target Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) minimal 40%. Industri baterai memegang peranan krusial.

Secara keseluruhan, Perpres 79/2023 dinilai berhasil menjalankan perannya dalam
mempercepat pembentukan pasar kendaraan listrik nasional. Insentif impor yang
sejak awal dirancang bersifat sementara dalam program ini telah berakhir pada akhir
2025. Ke depan, pemerintah menegaskan komitmennya untuk melanjutkan
akselerasi melalui berbagai kebijakan preferensi tarif, termasuk BBNKB, PKB, dan
PPnBM, guna memastikan pertumbuhan adopsi kendaraan listrik yang berkelanjutan.

(Erha Aprili Ramadhoni)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement