"Kami telah membuat kemajuan signifikan dalam memulihkan infrastruktur AS kami dengan mitra pusat data AS kami," bunyi pernyataan itu, sebagaimana dilansir The Independent. "Namun, pengalaman pengguna AS mungkin masih menghadapi beberapa masalah teknis, termasuk saat memposting konten baru."
"Kami berkomitmen untuk mengembalikan TikTok ke kapasitas penuhnya sesegera mungkin. Kami akan terus memberikan pembaruan."
(Rahman Asmardika)