Paparan air berlebih menjadi salah satu faktor utama terjadinya korosi. Motor yang sering digunakan saat hujan atau disimpan di area lembap memiliki risiko lebih besar mengalami karat. Korosi pada kontak listrik akan menghambat aliran arus, sehingga saklar tampak normal dari luar, tetapi tidak memberikan respons saat digunakan.
Gangguan pada saklar tidak selalu berasal dari unit saklar itu sendiri. Kabel yang putus, longgar, atau mengalami korsleting dapat menyebabkan fungsi saklar terganggu meskipun kondisinya masih baik.
Penggunaan saklar aftermarket tanpa perhitungan yang tepat dapat menyebabkan arus tegangan listrik menjadi tidak stabil, berisiko mempercepat kerusakan saklar serta berdampak pada komponen kelistrikan lainnya. Oleh karena itu, konsumen disarankan untuk berhati-hati dalam melakukan modifikasi.
“Karena itu, kami mengimbau konsumen untuk rutin melakukan pemeriksaan di bengkel resmi agar kondisi saklar dan sistem kelistrikan tetap terjaga sesuai standar,” ujar Wahyu Budhi.
(Erha Aprili Ramadhoni)