Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Penelitian Ungkap Afrika Akan Terbelah Jadi Dua Benua, Munculkan Samudra Baru

Rahman Asmardika , Jurnalis-Rabu, 21 Januari 2026 |19:21 WIB
Penelitian Ungkap Afrika Akan Terbelah Jadi Dua Benua, Munculkan Samudra Baru
Retakan East Africa Rift (EARS). (Foto: Reuters)
A
A
A

Lapisan kerak bumi di wilayah Afar sudah sangat tipis, dan sebagian bentang alamnya berada di bawah permukaan laut, dengan dua lengan retakan sudah terendam di Laut Merah dan Teluk Aden. Menurut para ilmuwan, begitu lembah yang menghubungkan keduanya turun cukup rendah, air laut akan mulai mengalir masuk untuk membentuk cekungan samudra baru di antara lempeng-lempeng yang terpisah.

“Laju peregangan paling cepat terjadi di utara, jadi kita akan melihat samudra baru terbentuk di sana terlebih dahulu,” kata ahli geofisika Virginia Tech, D. Sarah Stamps, kepada ECONews.

Lempeng-lempeng tersebut dilaporkan bergerak menjauh sekitar 0,28 inci setiap tahunnya, rata-rata. Jadi, celah yang cukup besar untuk mengisi seluruh cekungan samudra hanya akan terbentuk setelah jutaan tahun. Namun, perpecahan yang lambat ini dapat berdampak pada kehidupan manusia lebih cepat melalui risiko seismik dan vulkanik.

Sebagai informasi, kerak bumi terbentuk dari antara 15 hingga 20 lempeng tektonik yang secara bertahap mengapung di atas mantel magma cair di bawahnya. Para ahli geologi telah lama percaya bahwa daerah Afar berada di atas lapisan mantel, pilar material panas yang naik dan membantu merobek kerak bumi di atasnya.

 

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement