JAKARTA - Pasar sepeda motor Indonesia menutup tahun 2025 dengan performa stabil meskipun daya beli konsumen mengalami pelemahan. Menurut data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), penjualan sepeda motor domestik sepanjang 2025 mencapai 6.412.769 unit, tumbuh 1,3% dibanding 2024.
Angka ini sesuai dengan proyeksi awal yang berkisar antara 6,4 juta hingga 6,7 juta unit. Ini menunjukkan bahwa kendaraan dua roda tetap menjadi pilihan transportasi paling efisien bagi mayoritas masyarakat Indonesia untuk mendukung aktivitas ekonomi sehari-hari.
"Rata-rata per bulan penjualan sepeda motor domestik berada di angka 535.000 unit. Ini menggambarkan bahwa sepeda motor sangat dibutuhkan masyarakat karena efisien dan efektif untuk memenuhi kebutuhan ekonomi maupun gaya hidup," kata Ketua Bidang Komersial AISI Sigit Kumala dalam keterangan pers, Jumat, (9/1/2026).
Dari sisi segmentasi, sepeda motor skuter (skutik) tetap mendominasi dengan kontribusi 91,7% dari total penjualan. Sisanya terbagi atas motor underbone 4,46%, jenis sport 3,51%, sedangkan sepeda motor listrik masih di bawah 1%.