Sepanjang 2025, model-model BYD juga meraih beragam penghargaan dari institusi otomotif nasional, mencakup desain, efisiensi energi, hingga teknologi keselamatan. Pengakuan ini memperkuat posisi lini produk BYD sebagai salah satu pilihan utama kendaraan listrik di Indonesia.
Di tingkat global, BYD Group terus mempertahankan posisinya sebagai pemain utama kendaraan energi baru. Hingga Oktober 2025, total penjualan global BYD mencapai sekitar 14,2 juta unit, dengan jangkauan pasar di 117 negara.
Selama tiga tahun berturut-turut, BYD memimpin pasar New Energy Vehicle (BEV dan PHEV), didorong oleh keunggulan teknologi baterai, efisiensi energi, serta skala produksi. Ekspansi global ini menjadi salah satu faktor yang memperkuat kepercayaan konsumen di pasar domestik, termasuk Indonesia, terhadap kapabilitas dan keberlanjutan BYD.
Di balik ekspansi tersebut, BYD bertumpu pada investasi jangka panjang di bidang riset dan pengembangan. Perusahaan ini didukung lebih dari 122.000 tenaga ahli R&D secara global, serta portofolio lebih dari 65.000 paten yang diajukan, dengan puluhan ribu di antaranya telah terverifikasi.
Peluncuran Blade Battery pada 2020 menjadi salah satu tonggak penting, diikuti dengan pengembangan teknologi fast charging yang kini diterapkan pada berbagai model BYD di Indonesia. Inovasi berlanjut melalui pengenalan teknologi “BYD Megawatt-Charging” berbasis Super E-Platform, yang dirancang untuk menghadirkan pengisian daya ultra cepat dan jarak tempuh lebih panjang.
Teknologi ini menjadi jawaban atas kekhawatiran klasik pengguna kendaraan listrik, sekaligus mempertegas arah BYD dalam mendorong evolusi mobilitas berkelanjutan.