Sebagaimana dicatat oleh New Scientist, pendekatan IBM berbeda dari pesaing seperti Google karena berfokus pada menghubungkan qubit bersama dalam kelompok yang lebih kecil.
Pada 2024, Google memperkenalkan chip Willow, yang secara teoritis mampu menunjukkan keunggulan kuantum. Setahun kemudian, pada 2025, Google mengumumkan algoritma "Quantum Echoes" untuk Willow, sebagai "keunggulan kuantum terverifikasi pertama yang menjalankan algoritma korelator waktu tak-berurutan (OTOC)."
(Rahman Asmardika)