Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kasus BBM Dicampur Air, Apa Dampaknya ke Mesin Motor?

Muhamad Fadli Ramadan , Jurnalis-Sabtu, 30 Maret 2024 |10:57 WIB
Kasus BBM Dicampur Air, Apa Dampaknya ke Mesin Motor?
Kasus BBM dicampur air, apa dampaknya ke motor? (Ilustrasi/Okezone)
A
A
A

JAKARTA – Terungkap kasus BBM jenis Pertalite dicampur air pada salah satu SPBU di Bekasi, Jawa Barat. Kasus itu terungkap setelah sejumlah sepeda motor mogok usai mengisi BBM di SPBU tersebut. Setelah dikuras, ternyata ditemukan campuran air pada BBM yang dibeli di SPBU itu.

Diketahui, air sangat berbahaya bagi kondisi mesin yang sedang hidup. Ketika masuk ke dalam ruang pembakaran, air dapat membuat komponen di dalam mesin rusak yang dinamakan waterhammer.

Asst General Manager Marketing Public Relations PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Antonius Widiantoro, mengungkapkan ada banyak dampak buruk BBM tercampur dengan air.

“Air itu kan enggak menyatu dengan bensin dan itu bisa membuat tangki berkarat. Karatnya itu bisa menyumbat filter. Lama-kelamaan kalau itu kotor atau berkarat bisa mempengaruhi proses pembakaran,” kata Anton di Jakarta, belum lama ini.

Jika sudah mengisi BBM yang tercampur air, Anton menyarankan segera membawanya ke bengkel resmi. Selain menguras tangki bahan bakar, komponen lain seperti injektor dan bagian dalam mesin perlu dibersihkan.

Hal ini dilakukan untuk memastikan tidak ada air yang tersisa di tangki bahan bakar, ruang pembakaran, ruang mesin, dan juga injektor, sehingga motor akan kembali bekerja secara optimal.

“Kita juga enggak sadar kalau misalkan kondisi bensinnya tercampur air, atau dulu orang mencampurkan oktan boster misalkan. Itukan tidak semuanya larut ke bensin, terkadang itu menjadi pentumbat injektor sehingga perlu dibersihkan dan dirawat secara rutin,” ujarnya.

“Itu Yamaha bisa melakukan dan ada alatnya. Kita enggak bisa mengetahui kondisi bahan bakar yang diisikan ke dalam tangki karena tergantung di mana ngisi dan tercampur dengan apa kan kita engga tahu,” sambungnya.

Untuk kasus tersebut, Anton memastikan tidak akan menghanguskan garansi apabila terjadi pada motor baru. Namun, ia tidak bisa memastikan apakah layanan servis untuk motor yang diisi dengan BBM tercampur air tanpa biaya atau tidak.

“Enggak (hangus), karena kan itu bukan yang disengaja konsumen. Tetapi perlakuan seperti itu di maintenance rutin bisa dilakukan. Kalau servis gratis saya belum tahu, apakah layanan itu diberikan layanan servis gratis atau tidak,” ucapnya.

“Tetapi kalau terkena dampak harus dikuras, karena mempengaruhi proses pembakaran kalau itu lewat pompa bahan bakar,” tutur Anton.

(Erha Aprili Ramadhoni)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement